Perangkat pembelajaran KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) kelas 5 Sekolah Dasar dalam Kurikulum Nasional dirancang untuk mengenalkan siswa pada dasar-dasar berpikir komputasional secara menyenangkan dan kontekstual. Di usia ini, siswa sudah mampu memahami pola, logika sederhana, serta hubungan sebab-akibat dalam sebuah sistem. Dengan pendekatan *Deep Learning* atau pembelajaran mendalam, siswa tidak hanya belajar mengikuti langkah-langkah koding, tetapi juga memahami konsep di baliknya, seperti algoritma, pengurutan instruksi, dan cara kerja teknologi di sekitar mereka.
Perangkat pembelajaran mencakup tujuan pembelajaran yang jelas, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, serta aktivitas berbasis proyek. Guru dapat mengajak siswa membuat animasi sederhana, permainan edukatif, atau simulasi menggunakan platform visual coding yang ramah anak. Selain itu, siswa juga dikenalkan secara sederhana pada konsep kecerdasan artifisial, seperti bagaimana sistem dapat mengenali gambar atau suara. Dalam pembelajaran mendalam, siswa didorong untuk mencoba, bereksperimen, memperbaiki kesalahan (debugging), serta merefleksikan proses berpikirnya. Suasana belajar dibuat santai, kolaboratif, dan penuh eksplorasi.
Asesmen dilakukan tidak hanya dari hasil akhir proyek, tetapi juga dari proses berpikir, kreativitas, dan kemampuan problem solving siswa. Guru memberikan umpan balik yang membangun agar siswa semakin percaya diri dalam menciptakan karya digitalnya sendiri. Melalui perangkat pembelajaran yang terstruktur dan pendekatan pembelajaran mendalam, KKA kelas 5 diharapkan mampu menumbuhkan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan siswa menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
CP
KKTP
Modul Ajar
Promes
Prota
Demikian perangkat pembelajaran Kelas 5 SD mapel KKA, Semoga bermanfaat bagi bapak ibu pendidik semua

0 Komentar